6 Jelaskan dengan contoh kasus algoritma yang memiliki struktur perulangan : a) for dan b) while! Jawab : a. Contoh kasus algoritma yang memiliki struktur perulangan FOR : Salah satu kelebihan komputer adalah kemampuannya untuk mengerjakan pekerjaan yang sama berulang kali tanpa mengenal lelah. 1 apa definisi algoritma berikan contoh (pilihan) 2. apa definisi pseudo code dan flowchart berikan contoh (pilihan) 3. sebutkan jenis -jenis tipe data (pilihan) 4. jelaskan dengan contoh kasus algoritma yang memiliki struktur runtunan (wajib) 5. jelaskan dengan contoh kasus algoritma yang memiliki struktur percabangan (wajib) Tetapimencoba untuk membuat struktur url sesimple mungkin akan sangat membantu users dan search engine. Tips untuk melakukan url improvement: 1. Gunakan kata-kata yang relevan dengan konten dari page. 2. Gunakan struktur yang lebih familiar kepada users sehingga memudahkan users untuk melakukan navigasi. 3. Contohkasus algoritma yang memiliki struktur perulangan FOR: Salah satu kelebihan komputer adalah kemampuannya untuk mengerjakan pekerjaan yang sama berulang kali tanpa mengenal lelah. Sewaktu duduk di sekolah dasar, bila anda pernah dihukum oleh guru untuk menuliskan sebuah kalimat sebanyak 500 kali, misalnya dikarenakan anda nakal tidak 5 Jelaskan dengan contoh kasus algoritma yang memiliki struktur percabangan.! 6. Jelaskan dengan contoh kasus algoritma yang memiliki struktur perulangan: a. for b. while Jawaban: 1. Definisi Algoritma. "Algoritma adalah urutan langkah-langkah logis penyelesaian masalah yang disusun secara sistematis dan logis". Kata logis merupakan kata Algoritmaadalah suatu urutan langkah yang logis dan runtun untuk memecahkan suatu masalah. Contoh: algoritma untuk mencari keliling suatu lingkaran. - Masukkan panjang diagonal - Masukkan nilai phi - K = phi * d - Tulis keliling 2. Macammacam Percabangan. #1 Contoh Program If Then Else Pascal. #2 Contoh Program Case Of Pascal. Menarik Kesimpulan. Dalam kehidupan sehari-hari tentu anda pernah menemukan sebuah pilihan, sebagai contoh sederhana ketika anda akan memasuki sebuah toilet umum. Hal tersebut termasuk sebuah percabangan dengan algoritma "jika anda adalah laki Apadefinisi algoritma dan contohnya .! 2. Apa definisi Pseudo Code dan contohnya .! 3. Apa definisi flowchart dan contohnya .! 4. Jelaskan dengan contoh kasus algoritma yang memiliki struktur runtunan.! 5. Jelaskan dengan contoh kasus algoritma yang memiliki struktur percabangan.! 6. Jelaskan dengan contoh kasus algoritma yang memiliki Algoritmadivide and conquer adalah algoritma pemecahan suatu masalah dengan membaginya ke dalam dua masalah yang lebih kecil. Pertama-tama masalah dibagi menjadi dua sub masalah, lalu masing-masing sub masalah tersebut diselesaikan. Setelah kedua submasalah terselesaikan, solusinya digabungkan kembali menjadi satu. AlgoritmaSekuensial (Runtunan) Langkah-langkah terstruktur dimana setiap instruksi akan dijalankan satu persatu hanya satu kali tanpa ada proses percabangan atau perulangan. Algoritma Percabangan Akan menjalankan suatu instruksi atau perintah saat memenuhi suatu kondsi tertentu yang ditetapkan. Algoritma Perulangan zf5u. Belajar algoritma memang sangat menarik, kita dilatih berpikir logis untuk memecahkan suatu permasalahan lewat langkah-langkah atau proses logika yang berjalan. Penerapan algoritmapun sangat luas,tidak hanya pada program komputer saja namun pada kehidupan sehari-hari kita dapat menerapkan penjabaran algoritmanya. Contoh algoritma untuk mengirim email, algoritma untuk belajar bahasa pemrograman komputer dan lainnya. Kali ini secara spesifik akan saya bahasa definisi algoritma, bagaimana pengertian algoritma yang benar dan contoh penerapan algoritma dalam kehidupan sehari-hari. Algoritma adalah langkah-langah atau proses logis yang tersusun secara sistematis untuk memecahkan suatu permasalahan. Algoritma digunakan untuk menjabarkan proses untuk mencapai tujuan tertentu. Algoritma “ berasal dari nama Abu Ja’far Ibnu Musa Al Khuwarizmi imuwan Irak dan diserap kedalam bahasa Inggris menjadi “algorism/algorithm” dan di Indonesiakan menjadi Algoritma. Algoritma sering digunakan ketika kita mempelajari bahasa pemrograman komputer. Pengetahuan algoritma sangat penting terkhusus bagi seorang programmer, karena algorima merupakan dasar yang fundamental saat kita membuat sebuah program. Saya pernah mendengar kutipan dari The code yang mengatakan Anda boleh belajar programming dengan menghafal semua code, syntact, function, class atau bahkan library-nya, tapi ingat anda tidak mungkin akan menghafal semuanya, akan tetapi yang paling penting dari programming adalah logika dan algoritma Saya setuju dengan pernyataan diatas, seorang programmer seharusnya tidak perlu menghafal sintak/kode suatu bahasa pemrograman karena jelas itu semua bisa dipelajari, tetapi jika tanpa memiliki cara berpikir logis yang baik dan pemahaman algoritma yang minim jelas bahwa anda akan sulit saat menekuni dunia pemrograman komputer. Struktur Dasar Algoritma Terdapat 3 struktur dasar algoritma yang perlu kita pelajari Algoritma Sekuensial RuntunanLangkah-langkah terstruktur dimana setiap instruksi akan dijalankan satu persatu hanya satu kali tanpa ada proses percabangan atau PercabanganAkan menjalankan suatu instruksi atau perintah saat memenuhi suatu kondsi tertentu yang PerulanganMenjalankan suatu perintah secara berulang-ulang minimal lebih dari 1 kali. Perulangan akan berhenti ketika memenuhi kondisi tertentu. Ketika kita membuat suatu algoritma tertentu maka kita tidak akan terlepas dari ketiga struktur dasar tersebut. 3 Bentuk Implementasi Algoritma Bahasa NaturalBentuk yang paling sederhana karena menggunakan bahasa manusia yang mudah algoritma digambarkan lewat simbol-simbol yang memiliki makna. Dengan flowchart kita bisa dengan udah melihat secara visual bagaimana proses algoritma tersebut kedalam bentuk tulisan yang menyerupai bahasa pemrograman, untuk menunjukan seberapa kompleks program yang akan dibuat lewat algoritma untuk memecahkan masalah tertentu. Contoh Algoritma Dibawah ini beberapa contoh algoritma dalam bentuk penulisan basaha natural Mengendarai Motor Jenis bebek Berikut ini contoh algoritma mengendarai motor dengan jenis bebek dengan catatan dalam kondisi sempurna. Masukan kunci motorPutar posisi ONStarter motorMasukan gigi persneling 1Putar gas perlahanSetelah mencapai putaran tertentu putar gas pada posisi terendahMasukan ke gigi berikutnya Menghitung Luas Segitiga Masukan AlasMasukan tinggiHitung luas=1/2alas*tinggiTampilkan luas Memasak Mie Instant Jenis Mie Goreng Siapkan 1 bungkus mie instant, 2 gelas air, panci, mangkuk, sendok dan garpuMasukan air kedalam panciNyalakan kompor atur dengan api sedangTaru panci diatas komporTunggu hingga air mendidihJika air sudah mendidih masukan mie instant kedalam panciAduk mie agar matang merataJika dirasa sudah matang, angkat lalu buang air rebusanSiapkan piring, lalu tiriskan bumbunyaMasukan mie diatas piring lalu aduk hingga bumbu goreng siap disajikan. Lalu bagaimana contoh algoritma dalam bentuk flowchart ataupun pseudocode ? Kalian bisa baca pada artikel berikut Penulisan algoritma dalam bentuk flowchart dan pseudocode Kesimpulan Dari pembahasan kali ini mengenai definisi algoritma dapat saya simpulkan bahwa algoritma adalah suatu langkah-langkah logis yang dapat dituangkan dalam bentuk bahasa natural, flowchart maupun pseudocode untuk memecahkan suatu permasalahan tertentu. Dengan algoritma kita bisa memecahkan suatu permasalahan lewat bahasa maupun bentuk simbol tertentu untuk mempermudah kita dalam memahami untuk mencapai tujuan tertentu. Dikutip dari berbagai sumber terpercaya. semoga tutorial ini bermanfaat untuk kita semua. Sebelum terjun ke dunia bahasa pemrograman kita sebaiknya belajar algoritma terlebih dahulu dan memahaminya dengan baik, sehingga ketika kita mulai terjun ke dunia bahasa pemrograman kita akan lebih mudah membaca logikanya. Algoritma sendiri merupakan langkah-langkah penyelesaian masalah yang disusun dengan cara sistematis dan logis. Sistematis artinya bahwa penyusunan Langkah-langkah dalam Algoritma diatur dan dipikirkan dengan baik sehingga membentuk suatu sistem yang berarti secara utuh, menyeluruh, terpadu, menjelaskan dan mudah sekali dipahami. Sementara logis artinya, bahwa algoritma disusun dengan langkah-langkah yang masuk akal, dan dapat dimengerti secara logika. Ciri-ciri penting algoritma Algoritma harus berhenti setelah mengerjakan sejumlah langkah terbatas. Setiap langkah harus didefinisikan dengan tepat Algoritma memiliki nol atau lebih masukkan. Algoritma memiliki nol atau lebih keluaran. Algoritma harus efektif setiap langkah harus sederhana sehingga dapat dikerjakan dalam waktu yang masuk akal. Ada 3 jenis struktur yang dapat menyusun penyajian algoritma yaitu, runtunan sequnce, pemilihan selection dan pengulangan repetition 1. Runtunan Squence Sequential atau runtunan dalam algorima artinya algoritma disusun secara berurutan langkah demi langkah, dimana setiap langkah intruksi akan diproses dari atas ke bawah secara berurutan sesuai dengan urutan penulisannya. Langkah-langkah dalam penyusunan algoritma harus benar agar dapat diproses dengan baik dan menghasilkan output yang benar. Contoh kasus untuk memahami runtunan. kita bisa lihat di konsep dasar algoritma yang sudah saya jelaskan di artikel sebelumnya. Agar lebih pahami struktur algoritma runtunan kita ilustrasikan dengan contoh kasus berikut, misal algoritma memindahkan isi gelas Gelas A berisi kopi, Gelas B berisi Teh, Ketika kita diminta untuk memindahkan kedua isi gelas tersebut sehingga Gelas A menjadi berisi teh dan Gelas B menjadi berisi kopi, maka secara logika kita akan berfikir untuk menyediakan 1 gelas lagi gelas kosong untuk memindahkannya, yaitu kita kasih nama gelas C. Agar kedua isi gelas tersebut bisa berpindah tentu langkah-langkah yang kita lakukan harus benar, secara logika urutan langkah-langkah yang dapat kita sajikan untuk memindahkan kedua isi gelas tersebut adalah sebagai berikut 1. Langkah 1 Masukan Salah satu isi gelas ke gelas C gelas kosog, misal Kopi gelas A pindahkan ke gelas C, sehingga gelas Asebelumnya berisi Kopi menjadi Langkah 2 Masukan Isi gelas B teh, ke gelas C gelas C sudah kosong.3. Langkah 3 Masukan Isi Gelas C yang sudah berisi kopi, ke Gelas B yang sudah kosong. Dengan urutan langkah-langkah di atas, maka kedua isi gelas akan tertukar, Gelas A yang sebelumnya berisi Kopi akan menjadi berisi teh, begitu juga gelas B yang sebelumnya berisi teh akan menjadi berisi kopi. Urutan langkah-langkah untuk menyelesaikan masalah dengan algoritma harus benar sehingga hasilnya juga benar, seperti cara memindahkan kedua isi gelas di atas, jika langkahnya salah, kemungkinan Kopi dan teh bisa saja tercampur, namun jika urutan langkah-langkahnya benar, maka hasilnya juga benar sesuai dengan yang diinginkan. Pemilihan Selection Struktur pemilihan adalah struktur dalam algoritma untuk memproses salah satu keputusan dari beberapa alternatif yang tersedia sesuai dengan kondisi tertentu. Dalam algoritma terkadang setidaknya mungkin saja mengandung instruksi pemilihan, pada struktur pemilihan program harus mampu memproses pengujian untuk mengambil salah satu keputusan dari beberapa alternatif yang diberikan. Keputusan yang diproses harus sesuai dengan syarat dan ketentuan yang diberikan dimana syarat dan ketentuan tersebut mungkin saja berbeda untuk setiap kasus. Contoh Struktur pemilihan, misal untuk kasus menentukan nilai siswa A, B, C dan D dari nilai Angka yang saat menyusun algoritma agar mampu menentukan nilai siswa apakah siswa mendapatkan nilai A, B, C atau D dari nilai angka yang diperolehnya, tentunya harus menyediakan beberapa alternatif pilihan sesuai ketentuan yang berlaku, misalnya sebagai berikut• Alternatif 1 Nilai A jika nilai angka >85.• Alternatif 2 Nilai B jika nilai angka Antara 70 sampai dengan 85• Alternatif 3 Nilai C jika nilai angka antara 60 dan 70 dan• Alternatif 4 Nilai D jika nilai angka lebih kecil dari 60. Setiap siswa tentunya memiliki nilai bermacam macam dengan range 1 sampai 100, ketika algoritma dibuat untuk menentukan nilai siswa, maka nilai siswa akan diproses dengan cara melihat beberapa ketentuan yang tersedia, nilai siswa akan menghasilkan A,B,C maupun D sesuai yang cocok dengan salah satu alternatif di atas. Misal jika siswa mendapatkan nilai 75, dari kasus di atas siswa akan mendapatkan nilai B karena nilainya ada diantara 70 dan 85, sementara jika siswa mendapatkan nilai 50, maka dia akan mendapatkan Nilai D. Struktur pemilihan sesuai dengan ilustrasi kasus di atas, akan mampu memproses salah satu keputusan dari beberapa alternatif yang diberikan sesuai dengan kondisi yang cocok. 3. Struktur Pengulangan Repetition. Struktur pengulangan dalam algoritma merupakan proses algoritma yang mengulang beberapa instruksi yang diberikan sesuai dengan jumlah yang ditentukan berdasarkan kondisi tertentu. Dalam kasus kasus tertentu dalam algoritma bisa saja mengandung struktur pengulangan, bisa juga tidak sesuai dengan kasus yang ingin diselesaikan. Pengulangan dibuat untuk membantu mempermudah penyajian algoritma agar proses lebih cepat dan penulisan algoritma menjadi sederhana. Contoh Algoritma menulis kalimat “Aku suka algoritma” sebanyak 1000 kasus menulis kalimat sebanyak 1000 baris, tentunya ada 2 cara yang bisa dibuat dan keduanya benar. Cara pertama yaitu dengan menulis instruksi “aku suka algoritma” sebanyak satu persatu. Cara kedua dengan menggunakan struktur pengulangan. jika yang dipilih cara ke 1 tentunya kurang efektif karena kita harus menuliskan secara manual sejumlah 1000 baris kalimat “Aku suka algoritma”, bayangkan saja anda diminta untuk menulis 1000 baris kalimat pasti akan kepayahan. Namun dengan struktur pengulangan instruksi untuk mencetak tulisan “Aku suka Algoritma” sebanyak 1000 baris akan lebih cepat dan praktis hanya beberapa perintah instruksi saja selesai. kasus pengulangan ini nanti akan dipelajari lebih lanjut. JENIS-JENIS ALGORITMA mempelajari algoritma, tentu kita akan sering berurusan dengan cara menyajikan langkah-langkah penyelesaian masalah, baik dengan kata-kata maupun dengan gambar simbol. Ada 3 jenis cara penyajian algoritma yang dikenal yaitu A. Algoritma bahasa natural, Algoritma bahasa natural adalah algoritma yang paling mudah, merupakan penyajian algoritma yang langkah-langkahnya disusun menggunakan bahasa yang mudah sekali kita pahami bahasa indonesia, bahasa inggris atau bahasa apapun yang paling kita pahami. B. Algoritma flowchart Algoritma flowchart adalah algoritma yang proses penyusunan langkah-langkah penyelesaian masalah yang menggunakan simbol-simbol flowchart, algotima jenis ini merupakan algoritma yang mudah sekali dibaca dan dipahami secara logika. C. Algoritma pseudocode. Algoritma pseudocode adalah proses penyusunan langkah-langkah penyelesaian masalah yang menggunakan kode-kode konversi struktutural dari suatu bahasa pemrograman yang akan digunakan, namun ditujukan agar tetap dapat dibaca manusia dan bukan mesin. Ke tiga penyajian algoritma di atas baik itu bahasa natural, pseudocode maupun flowchart susunan di dalamnya tidak lepas dari struktur algoritma. ALGORITMA BAHASA NATURAL Algoritma bahasa natural adalah itruksi algoritma yang penulisannya menggunakan bahasa yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari, bisa menggunakan bahasa apapun yang penting dapat dipahami. Algoritma jenis ini merupakan algoritma yang paling mudah untuk dipahami, karena menggunakan bahasa yang sering digunakan. Hampir semua permasalahan atau kasus-kasus dalam kehidupan sehari-hari bisa dipecahkan menggunakan algoritma bahasa natural. Aturan penulisan algoritma bahasa natural Berikut aturan penulisan algoritma bahasa natural 1 Langkah-langkah diberikan nomor yang diawali dengan nomor Langkah pertama harus dimulai dengan kata Mulai dan langkah terakhir harus ditutup dengan kata Setiap langkah ditulis menggunakan bahasa sehari-hari yang mudah dipahami. Contoh Algoritma bahasa natural 1. Contoh Kasus memindahkan 2 buah Isi gelas, Gelas A berisi kopi dan gelas B berisi Teh. PenyelesaianUntuk memindahkan 2 buah isi gelas, maka kita perlu menyediakan 1 gelas lagi yaitu gelas kosong. Algoritma bahasa Natural1. Mulai2. Sediakan 1 gelas kosong sebut gelas C3. Masukan isi gelas Akopi ke gelas C kosong4. Masukan isi gelas B teh ke gelas A kosong5. Masukan isi gelas Ckopi ke gelas Bkosong.6. Kedua isi gelas sudah Selesai. Untuk menyelesaikan kasus di atas kita hanya menggunakan struktur runtunan sequnce hanya penulisan langkah-demi langkah. Contoh 2Kasus, Menyalakan laptop Penyelesaian1. Mulai2. Colokan kabel power3. Tekan tombol monitor4. Tekan tombol Power5. Tunggu beberapa saat komputer melakukan booting6. Laptop Menyala7. Selesai. Ada banyak kasus dalam kehidupan sehari-hari yang bisa kita pecahkan dengan instruksi algoritma bahasa natural, penulisannya sangat mudah, semacam langkah-langkah tutorial saja. Yang diawali dengan Mulai dan diakhiri dengan kata Selesai. Algoritma bahasa natural di atas hanya menggunakan struktur Runtunan saja sequential, pada prakteknya ada juga kasus yang mengharuskan kita menyelesaikannya dengan melibatkan struktur pemilihan selection. Misal menyalakan komputer di atas, mungkin jika harus dibahas, bisa saja komputer dinyalakan namun tidak menyala, bisa karena ada komponen rusak atau bisa karena mati lampu. ada banyak sekali kondisi yang bisa terjadi. Jika harus melibatkan struktur pemilihan, maka instruksinya bisa berubah dan lebih panjang. Dalam algoritma kita bisa melibatkan hanya satu atau dua saja struktur algoritma, atau ketiga struktur algoritma tergantung kasus yang ingin dipecahkan dan tergantung permintaan kasusnya. Semoga bermanfaat. semoga informasi bermanfaat dan dapat membantu anda. is a website that provides useful information, please share if there is interesting information that can help you. Thank you 1Berikut adalah soal dan jawaban algoritma Soal 1. Apa definisi algoritma dan contohnya .! 2. Apa definisi Pseudo Code dan contohnya .! 3. Apa definisi flowchart dan contohnya .! 4. Jelaskan dengan contoh kasus algoritma yang memiliki struktur runtunan.! 5. Jelaskan dengan contoh kasus algoritma yang memiliki struktur percabangan.! 6. Jelaskan dengan contoh kasus algoritma yang memiliki struktur perulangan a. for b. while Jawaban 1. Definisi Algoritma. “Algoritma adalah urutan langkah-langkah logis penyelesaian masalah yang disusun secara sistematis dan logis”. Kata logis merupakan kata kunci dalam algoritma. Langkah-langkah dalam algoritma harus logis dan harus dapat ditentukan bernilai salah atau benar. Dalam beberapa konteks, algoritma adalah spesifikasi urutan langkah untuk melakukan pekerjaan tertentu. Pertimbangan dalam pemilihan algoritma adalah, pertama, algoritma haruslah benar. Artinya algoritma akan memberikan keluaran yang dikehendaki dari sejumlah masukan yang diberikan. Tidak peduli sebagus apapun algoritma, kalau memberikan keluaran yang salah, pastilah algoritma tersebut bukanlah algoritma yang baik. Contoh Algoritma mendapatkan minyak dengan volume 4 liter. 1. Isi penuh ember 3 liter dengan minyak. {ember 3 liter berisi minyak 3 liter} 2. Tuangkan minyak dari ember 3 liter ke dalam ember 5 liter. {ember 5 liter berisi minyak 3 liter}. 3. Isi penuh ember 3 liter dengan minyak. {ember 3 liter berisi minyak 3 liter} 24. Tuang minyak dari ember 3 liter ke ember 5 liter hingga ember 5 liter penuh. {di dalam ember 3 liter sekarang berisi minyak sebanyak 1 liter} 5. Kembalikan minyak dari ember 5 liter ke dalam drumnya. {ember 5 liter kosong} 6. Tuangkan minyak dari ember 3 liter ke ember 5 liter. {ember 3 liter kosong, ember 5 liter berisi minyak 1 liter} 7. Isi penuh ember 3 liter dengan minyak, lalu tuang ke dalam ember 5 liter. Maka akan diperoleh minyak sebanyak 4 liter {1 + 3 = 4 liter minyak }. 2. Definisi Pseudo code. Pseudo Code adalah urutan baris algoritma seperti kode pemrograman dan tidak memiliki sintak yang baku. Pseudo Code lebih umum digunakan oleh programmer yang berpengalaman. Akan tetapi, flowchart lebih mudah dimengerti oleh programmer pemula, pseudo code sangat mudah diimplementasikan ke dalam kode program dibandingkan dengan flowchart. Kita bisa bebas menulis pseudo code selama itu mudah dimengerti bagi orang lain. Tetapi disarankan untuk menggunakan keyword yang umum digunakan seperti if, then, else, while, do, repeat, for, dan lainnya. Dan ikuti gaya penulisan pemrograman seperti Pascal, C++, dll. Contoh Pseudocode dari luas Persegi adalah readpanjang, lebar Luas = panjang * lebar writeLuas end 3. Definisi Flowchart. flowchart adalah suatu representasi secara diagram yang mengilustrasikan urutan dari operasi yang dilakukan untuk mendapatkan suatu hasil. Dengan 3kata lain, flowchart membantu kita untuk mengerti dan melihat bentuk algoritma dengan menampilkan algoritma dalam simbol-simbol gambar. Contoh 4. Contoh algoritma yang memiliki struktur runtutan Dibaca waktu tempuh seorang pelari marathon dalam jam-menit-detik hhmmss. Diminta mengkonversi waktu tempuh tersebut ke dalam detik. Tuliskan algoritmanya. Ingatlah 1 menit = 60 detik 1 jam = 3600 detik Misalnya waktu tempuh seorang pelari marathon adalah 1 jam, 5 menit, 40 detik. Dalam detik, waktu tempuh seluruhnya adalah 1 x 3600 + 5 x 60 + 40 = 3940 detik. Penyelesaian Algoritma KONVERSI_JAM_KE_DETIK { dibaca jam-menit-detik hhmmss. Nilai jam-menit-detik dikonversi ke dalam detik, lalu ditampilkan ke piranti keluaran } DEKLARASI Type jam record J jam 4TotalDetik integer DESKRIPSI read TotalDetik ← + + writeTotalDetik Jika anda mentranslasikan algoritma KONVERSI_JAM_KE_DETIK ke dalam bahasa pascal, anda harus memperhatikan tipe bilangan bulat yang digunakan. Karena ranah nilai tipe integer terbatas, maka ada kemungkinan hasil pengubahan jam-menit-detik ke total detik bernilai negatif, sebab nilai + + berada di luar rentang tipe integer. Tipe longint yang mempunyai ranah yang lebih besar dapat dipakai untuk masalah ini. Jadi, program KONVERSI_JAM_KE_DETIK dalam bahasa pascal adalah sebagai berikut program KONVERSI_JAM_KE_DETIK; { dibaca jam-menit-detik hhmmss. Nilai jam-menit-detik dikonversi ke dalam detik, lalu ditampilkan ke piranti keluaran.} uses wincrt; * DEKLARASI * type Jam = record hh longint; {jam} mm longint; {menit} ss longint; {detik} end; var J Jam; TotalDetik longint; * deskripsi * begin writeJam ’; readln writeMenit’; readln writeDetik’; readln TotalDetik= + + writelnTotal detik = , TotalDetik; end. 5. Contoh kasus algoritma yang memiliki struktur percabangan Dalam suatu perhitungan, nilai P = X + Y. Jika P positif, maka Q = X * Y, sedangkan jika negative maka nilai Q = X/Y. Buatlah flowchart untuk mencari 5nilai P dan Q Penyelesaian Pada contoh ini input yang dibutuhkan adalah nilai X dan Y, sedangkan proses pemeriksaan kondisi dilakukan pada nilai P apakah positif termasuk 0 ataukah negative. Perhatikan flowchart penyelesaian masalah pada gambar 6. kasus algoritma yang memiliki struktur perulangan FOR Salah satu kelebihan komputer adalah kemampuannya untuk mengerjakan pekerjaan yang sama berulang kali tanpa mengenal lelah. Sewaktu duduk di sekolah dasar, bila anda pernah dihukum oleh guru untuk menuliskan sebuah kalimat sebanyak 500 kali, misalnya dikarenakan anda nakal tidak mengerjakan PR. Misalkan kalimat yang harus ditulis 500 kali tersebut adalah 6“Saya berjanji tidak akan nakal dan malas lagi” Bila pekerjaan menulis kalimat ini diserahkan kepada komputer, maka pemrogram mungkin menuliskannya sebagai berikut Algoritma menulis 500 kalimat Deskripsi 1. Saya berjanji tidak akan nakal dan malas lagi 2. Saya berjanji tidak akan nakal dan malas lagi 3. Saya berjanji tidak akan nakal dan malas lagi 4. Saya berjanji tidak akan nakal dan malas lagi .... 500 Tentu saja algoritma untuk menuliss 500 buah kalimat seperti diatas tidak elegan, karena instruksi “Saya berjanji tidak akan nakal dan malas lagi”harus dibuat di dalam teks algoritma sebanyak 500 kali. Untuk mengatasi hal ini, maka anda dapat menggunakan struktur pengulangan for-do sehingga algoritma menulis 500 buah kalimat dapat ditulis sebagai berikut Algoritma menulis 500 kalimat Menuliskan kalimat " Saya berjanji tidak akan nakal dan malas lagi " Sebanyak 500 kali. Deskripsi for J dari 1 sampai 500 do 7 t tulis kalimat " Saya berjanji tidak akan nakal dan malas lagi " J adalah pencacah pengulangan yang dari 1 sampai 500. Komputer akan melaksanakan aksi tulis kalimat tersebut sebanyak 500 kali. Struktur pengulangan ini dapat ditulis secara umum sebagai berikut for pencacah pengulangan dari 1 sampai N do aksi b. Contoh kasus algoritma yang memiliki struktur perulangan WHILE Bentuk umum struktur WHILE-DO adalah while d oAksi endwhile aksi atau runtunan aksi akan dilaksanakan berulangkali sepanjang boolean masih tetap bernilai true, jika bernilai false, badan pengulangan tidak akan dilaksanakan. Pengulangan selesai. Contoh 1 Tuliskan algoritma untuk mencetak banyak HALO sebanyak 10 kali . Algoritma cetak_banyak_halo Deklarasi K integer {pencacah pengulangan} Deskripsi K ← 1 {inisialisasi} While k ≤ 10 do Write HALO’ 8K ←K+1 Endwhile {kondisi berhenti k > 10}.